Inilah Alasan Pemerintah Rekrut PNS Guru Tahun 2018


Selamat malam semua sahabat infopns. Malah hari ini kami akan memberikan informasi kembali terkait rencana pemerintah yang akan membuka perekrutan PNS 2018, untuk lebih jelasnya silahkan simak berikut ini.

Inilah Alasan Pemerintah Rekrut PNS Guru Tahun 2018
Wakil Presiden Jusuf Kalla

infopns
 -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut setiap tahun kurang lebih 5.000 guru memasuki masa pensiun. Untuk itu, kata Jusuf Kalla, Pemerintah sedang mengevaluasi jumlah guru secara nasional.

"Termasuk mengevaluasi jumlah guru secara nasional, karena tiap tahun kira-kira kurang lebih 5.000 guru pensiun maka itu harus diganti dan juga evaluasi bagaimana cara merekrut guru yang baru," kata Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).

Jusuf Kalla menjelaskan kini Pemerintah sedang menyiapkan teknis rekrutmen guru untuk memenuhi kebutuhan tersebut, baik dengan merekrut guru honorer atau membuka rekrutmen guru baru melalui jalur tes.

"Tentu kita akan merekrut guru baru, baik itu yang sekarang bekerja sebagai guru honorer selama memenuhi syarat dan juga guru yang baru. Jadi semuanya akan dikelola dengan baik dengan tes karena itu butuh kualitas dan ditingkatkan. Jadi ya perlu mencari calon guru yang betul-betul mempunyai kemampuan," jelas Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla juga mengatakan, pelaksanaan pemenuhan kebutuhan guru dipastikan berjalan tahun ini.

"Ya (tahun ini) pokoknya teknisnya akan diatur oleh Mendikbud, Menteri PAN-RB,dan koordinasi dengan menko PMK," tuturnya.
Diketahui pada Senin siang lalu (2/4/2018), Jusuf Kalla dan sejumlah menteri melakukan pertemuan terkait tata kelola dan rekrutmen guru, di kantor wakil presiden RI.

"Tadi Pak Wapres pada prinsipnya sudah memberikan lampu hijau bahwa mulai 2018 akan ada pengangkatan guru (honorer)menjadi ASN bisa PNS, bisa PPPK," kata Menteri Pendidikan RI Muhajir Effendi.

Bersama kementerian terkait, ujar Muhajir, saat ini proses dan teknis pengangkatan masih menunggu validasi data kebutuhan riil dari daerah-daerah.

"Menpan mengumpulkan data dari daerah-daerah untuk mengetahui berapa kebutuhan riilnya. Sekarang sedang kita selaraskan antar data-data yang ada untuk kemudian kita nanti ambil keputusan," tutur mantan Rektor UMM ini.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi atau Menpan-RB Asman Abnur mengatakan, kini Kemenpan-RB sedang fokus dalam menvalidasi data jumlah pasti guru di seluruh Indonesia.

"Kita (Kemenpan-RB) sedang fokus dalam validasi data. Kita konsentrasikan sekarang, berapa jumlah yang pensiun dan berapa kekuranan guru, dan nanti pada saatnya ketemu angka dulu," ujar Asman.


Sekian yang dapat kami informasikan kepada para sahabat infopns semuanya, semoga segera terlaksana dan jangan lupa di share ke yang lainnya. Terima Kasih..


Subscribe to receive free email updates: