Harapan Honorer K2, Karena Tunjangan Belum Cair


Infopns.id -- Selamat malam para sahabat infopns yag berbahagia, pada kesempatan malam hari ini kami ingin memberikan informasi terkait Tunjangan bagi para sahabat Honorer K2 yang belum cair, untk informasi lebih lengkapnya, silahkan menyimak informasi di bawah ini..

Harapan Honorer K2, Karena Tunjangan Belum Cair
tunjangan belum cair
Honorer K2 tengah resah. Sebab, tunjangan kinerja yang seharusnya cari bulan ini tak kunjung diterima. Padahal, Maret sudah berakhir.

“Kami semua resah. Kapan tunjangan itu diterima,” ungkap Arif Ida Rifai, Ketua Forum Honorer K2 Bojonegoro.

Dia menjelaskan, tunjangan tersebut cairnya tidak pasti. Sehingga, susah untuk diharapkan. Memang hitungan tunjangan itu diterimakan 3 bulan sekali. Namun, kadang baru diterimakan setelah 4 bulan. Padahal, banyak yang mengharapkan tunjangan itu cair tepat waktu.

“Kalau tepat waktu enak. Saat ini cairnya tidak jelas,” jelasnya.
Menurutnya, harus ada kepastian pencairan tunjangan itu. Misalnya, setiap Maret, Juni, September, dan Desember. Sehingga, terukur dan bisa diharapkan dana itu.

“Kalau tidak jelas seperti ini kami juga susah sendiri,‘‘ imbuhnya.
Kepala Disdik Hanafi mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan proses verifikasi nama-nama penerima. Sebab, ada nama-nama yang tidak lagi menerima tunjangan lantaran guru honorer tersebut sudah mengundurkan diri.

“Ada yang menjadi perangkat desa dan kerja dibidang lainnya. Jadi, harus kami verifikasi lagi,” jelasnya.

Hanafi menjelaskan, setelah nama-nama tersebut diverifikasi, pihaknya akan langsung mengajukan pencairan. Paling lambat awal bulan depan pengajuan sudah diterima BPKAD Bojonegoro. “Bulan depan juga langsung cair,” tuturnya.

Dana tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Tidak melalui sekolah atau UPT Disdik di kecamatan.

Kepala Badan Pengelola Keungan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro Ibnu Soeyuthi mengatakan, hingga kini belum ada pengajuan dari Disdik soal tunjangan itu. Kalau sudah ada pengajuan pihaknya akan segera memproses. Ibnu menjelaskan, anggaran tunjangan kinerja para honorer tersebut adalah milik Disdik. Sehingga, untuk pencairannya menunggu usulan dari Disdik. “Jika sudah ada pengajuan pencaiaran akan kami proses,” jelasnya.

Tahun ini, lanjut Ibnu, Pemkab mengalokasikan anggaran senilai Rp 13 miliar untuk tunjangan tersebut. Anggaran tersebut adalah alokasi untuk penerimaan 12 bulan. Baik honorer K2 maupun yang non K2. Honorer K2 menerima anggaran senilai Rp 700 ribu per bulan dan non K2 menerima Rp 500 ribu per bulan. Tunjangan dialokasikan setiap bulan. Namun, diterimakan setiap tiga bulan sekali. (JawaPos/Inikata)

Sumber : www.inikata.com

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan kepada para sahabat infopns, semoga dapat bermanfaat bagi para sahabat semuanya. Jangan lupa untuk di share ke sahabat-sahabat yang lainnya, Terima Kasih.

Subscribe to receive free email updates: