Alhamdulillah, Tunjangan Guru dan Kepala Sekolah SMA/SMK di Jabar Naik Dua Kali Lipat

INFOPNS.ID  -- Selamat malam sahabat InfoPNS diseluruh indonesia. Pada malam hari ini kami kembali  hadir dengan informasi Tunjangan Guru dan Kepala Sekolah SMA/SMK di Jabar Naik Dua Kali Lipat.
Alhamdulillah, Tunjangan Guru dan Kepala Sekolah SMA/SMK di Jabar Naik Dua Kali Lipat
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi
Setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggambil alih kelola SMA dan SMK, tunjangan seluruh guru PNS dan kepala sekolah mengalami kenaikan dua kali lipat.

Sebelumnya, saat SMA dan SMK masih dikelola oleh Pemerintan Kabupaten/Kota tunjangan guru PNS hanya Rp 600 ribu dan sekarang menjadi Rp 1,2 juta/orang/bulan. Sedangkan untuk kepala sekolah dari Rp 2 juta menjadi Rp. 4 juta dan Tenaga Pengawas menjadi Rp 4,5 juta.

“Tidak hanya itu, guru non-PNS atau guru honorer pun mendapatkan kenaikkan honor sebesar Rp 85.000/jam mengajar tatap muka. Honor ini jauh lebih besar dibandingkan honor sebelumnya yang berkisar antara Rp 10.000-35.000/jam,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi didampingi Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Karyono dan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan, Dodin R. Nuryadin saat jumpa Pers di Aula PMK Disdik Jabar, Jumat (2/2/2018).

Hadadi mengatakan adanya peningkatan kesejahteraan guru penting dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitasnya. Jumlah guru yang berada di Disdik Jabar semula hanya 4.240 orang,  kini nenjadi 81.403 orang dengan rincian 23.928 orang PNS dan guru non-PNS di sekolah negeri, sekitar 14.401 orang merupakan guru non-PNS di sekolah negeri dan selebihnya  di sekolah swasta.

Namun demikian, menurut Kepala bidang Pendidikan Menengah Kejuruan, Dodin R Nuryadin guru juga memiliki kewajiban yang harus dilaksanakan, diantaranya mengajar sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor l9/2017, perubahan atas PP Nomor 74/2008 tentang Guru, mengajar guru paling sedikit 24 jam/minggu tatap muka, diharapkan bisa sampai 32 jam/minggu tatap muka.

Beban kerja tersebut, timpal Dodin merupakan bagian jam kerja dari jam kerja sebagai PNS secara keseluruhan yang paling sedikit mencapai 37.5 jam kerja dalam satu minggu.

“Pak Gubemur menghimbau agar guru PNS sama dengan PNS lainnya, masuk kerjanya 37,5 jam/minggu atau 7,5 jam/hari,” ungkap Dodin.

Menyinggung masalah Ruang Kelas Baru, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Karyono menegaskan target 5 tahun, hingga akhir tahun 2018 sebanyak 2000 ruang kelas baru akan selesai sesuai target.

Pada bagian akhir Kadisdik Jabar menegaskan untuk memaksimalkan tugas pokok guru, selain diisi dengan proses pembelajaran tatap muka dengan siswa, guru juga bisa melaksanakan tugas-tugas lain.

“Termasuk membangun kebersamaan dengan siswa dan penguatan pendidikan karakter. Bisa dengan salat berjamaah, makan bersama dan lain-lain, ” katanya, terlebih adanya program ramah anak untuk menghindari kekerasan.

Sumber : www.mediajabar.com


Demikian Informasi Tunjangan Guru dan Kepala Sekolah SMA/SMK di Jabar yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat untuk rekan-rekan sahabat Infopns diseluruh Indonesia. Jangan lupa like, komen dan bagikan ke yang lain ya.. terima kasih telah setia bersama infopns.id, situs informasi terbaru seputar cpns, pns dan guru indonesia.

Subscribe to receive free email updates: