LULUS CPNS 2017, SISTEM PENGGAJIAN BARU MENUNGGU, GAJI POKOK, TUNJANGAN KINERJA DAN TUNJANGAN KEMAHALAN

InfoPNS – Selamat malam rekan-rekan sahabat Infopns diseluruh indonesia. Apa kabar? Semoga luar biasa ya diakhir pekan ini. Kabar gembira bagi rekan-rekan yang menjadi peserta tes CPNS 2017 jika nantinya diterima menjadi PNS. Mengapa demikian? Pasalnya pemerintah akan menerapkan sistem gaji baru untuk PNS mulai tahun 2018 mendatang. Oleh Karena itu yang lulus menjadi PNS akan langsung mendapatkan Sistem Penggajian Baru tsb. Simak berita resminya dibawah ini..

LULUS CPNS 2017, SISTEM PENGGAJIAN BARU MENUNGGU, GAJI POKOK, TUNJANGAN KINERJA DAN TUNJANGAN KEMAHALAN
Pemerintah akhirnya kembali membuka lowongan menjadi abdi negara tahun 2017 ini, setelah moratorium penghentian penerimaan CPNS selama 5 tahun
Tak tanggung tanggung setidaknya ada 60 instansi pemerintah yang menerima dan saat ini dalam proses pendaftaran.

Kabar gembira pun menyambut mereka yang akan dinyatakan lulus nantinya, meski belum ada pengumuman siapa-siapa yang lolos, .
Ya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi kabarnya sudah merampungkan draf peraturan pemerintah (PP) tentang sistem gaji dan tunjangan untuk pegawai negeri sipil.

Seperti dikutip dari Kompas.com, sistem penggajian baru ini rencananya akan efektif berlaku mulai 2018.
Sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, rumusan upah yang diterima bagi PNS alias take home pay hanya akan terdiri dari tiga komponen, yakni gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan.

Untuk gaji pokok, akan ada peningkatan rasio atau perbandingan antara besaran gaji terendah PNS dan gaji tertinggi PNS.
Gaji pokok tidak lagi berdasarkan masa kerja, tetapi didasarkan pada beban kerja, tanggung jawab, dan risikonya.

Saat ini, rasio gaji pokok yang berlaku mencapai 1:3,7.
Contohnya, jika gaji pokok terendah PNS sekitar Rp 1,2 juta, gaji pokok tertinggi sebesar Rp 4,44 juta.

Pada tahun 2018 nanti, rasionya naik menjadi 1:11,9 sehingga gaji pokok tertinggi bisa melonjak Rp 14,3 juta.
Penerapan sistem gaji baru akan dilakukan pada 2018 lantaran pemerintah membutuhkan persiapan untuk sosialiasi ke seluruh daerah sekaligus persiapan anggarannya di daerah.

Setiawan menjamin sistem baru ini tidak akan menaikkan porsi belanja pegawai yang jumlahnya kini sudah mencapai sekitar Rp 270 triliun per tahun.
Terkait pemberian manfaat bagi para pensiunan PNS, "calon beleid" ini belum memiliki ketentuan yang jelas agar tidak merugikan PNS dan negara.

Seperti diketahui gaji pokok PNS belum mengalami kenaikan selama tiga tahun teakhir.
Gaji pokok pada tahun 2017 ini masih sama dengan 2015 lalu.
Jika ada kenaikan itu hanya untuk tunjangan saja.
Gaji pokok PNS 2017 mengacu pada PP No 30 tahun 2015.
Besarannya tergantung golongan dan masa kerja golongan (MKG).


Demikian berita dan informasi yang dapat kami sajikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu sahabat infopns diseluruh indonesia. Jika berkenan mohon like, komen dan bagikan info ini ke yang lain ya.. terima kasih

Subscribe to receive free email updates: